About

Jumat, 03 Februari 2017

Pelepasan Kapal

Seperti yang kita ketahui, desa pulau mandangin mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan. Tetapi tidak semua warga memiliki kapal yang besar. Hanya orang-orang tertentu yang dapat membeli/membuat kapal tersebut. Dikarenakan harganya yang bisa sampai puluhan bahkan ratusan juta dan itu hanya untuk sebuah kapal. Meski demikian warga mandangin memiliki rasa solidaritas yang tinggi terutama dalam membantu pelepasan kapal ke laut.

Rasa kegembiraan, kebersamaan, satu kesatuan, gotong royong menjadi satu dalam proses pelepasan kapal yang dibantu warga sekitar. Hal ini sudah menjadi tradisi turun temurun di pulau mandangin, jika ada nelayan yang akan melepaskan kapal barunya pasti akan ada ratusan orang yang membantu prosesi peleasan kapal ini.

Prosesi pelepasan kapal di pulau mandangin ini dipimpin oleh seorang tokoh masyarakat yang berada diatas kapal untuk memberi aba-aba kepada warga yang bertugas menarik kapal. Tokoh masyarakat tersebut menggunakan aba-aba "Jo taaraa ta joo lee a lele gollong" dan saat kapal berjalan menggunakan aba-aba "Jo taaraa ta joo" dengan tempo cepat.


0 komentar:

Posting Komentar