About

Rabu, 01 Februari 2017

Petik Laut



Nelayan di Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang punya cara unik mengucap syukur atas rezeki yang didapat dari laut. Setiap 5 tahun para nelayan setempat melaksanakan acara adat yang disebut Petik Laut. Orang Pulau Mandangin mengatakan "Rokat Tase". Terakhir diadakan tanggal 9-11 Januari 2017.

Petik Laut ini adalah warisan leluhur yang disebut sebagai sedekah masyarakat terhadap laut yang selama satu tahun menjadi tempat mereka mengais rezeki. Tradisi yang mulai digelar setiap 5 tahun ini selalu diadakan pada setiap pergantian kepala desa. Bertepatan dengan pasang air laut. "Ini sebagai ungkapan rasa syukur para nelayan atas hasil tangkapan ikan yang melimpah. Sekaligus ritual tolak bala. Memohon keselamatan agar terhindar dari bahaya saat berlayar mengarungi lautan. Makanya, tak sekalipun kami melewatkan tradisi ni karena takut mengalami musbah," kata salah satu panita penyelenggara Petik Laut, H. Muis.

Petik Laut diawali dengan mengarak sesaji keliling kampung, masyarakat menyebutnya 'ider bumi' dan tirakatan serta pengajian. Sesajan itu yang nantinya akan dilepaskan oleh iringan kapal di tengah laut yang sebelumnya iringan kapal harus mengelilingi pulau terlebih dahulu. Perjalanan selama satu jam ditempuh kapal-kapal dan diiringi musik-musik dari kapal. Masyarakat tampak antusias berjoged dan selfie ria atas kapal di tengah laut lepas.








Setelah acara Petik Laut diadakan pula acara selamatan atau istigotsah di balai desa bersama wakil bupati sampang beserta jajarannya.

0 komentar:

Posting Komentar