About

Minggu, 28 Januari 2018

kisah Cinta Pulau Mandangin


BANGSACARA DAN RAGAPATMI

Bukan hanya kisah cinta Romeo dan Juliet, di Madura juga sangat banyak kisah cinta yang sangat abadi. Misalnya kisah yang ada di Sampang tepatnya di pulau Mandangin. Yupp kita intip ceritanya,,
Nah…
Dahulu ada sebuah kerajaan yang berada di Sampang. Kerajaan tersebut bernama kerajaan Pacangan, disana hiduplah seorang raja yang bernama raja Bidarba yang mempunyai tujuh putri yang cantik-cantik layaknya seorang putri kerajaan. Namun, putri yang bungsu yang bernama Ragapadmi mengalami sakit kulit yang menjadikannya buruk rupa. Akibat sakitnya itu Ragapadmi dianggap telah mencoreng nama baik kerajaan.
Di sisi lain, sang raja memiliki dua orang perdana mentri yang memiliki sifat yang sangat berbeda. Yang pertama adalah Bangsa Pate, ia memiliki sifat yang sangat dengki dan selalu ingin menyingkirkan orang-orang yang dekat dan dipercayai oleh raja. Salah satu musuh Bangsa Pate adalah Bangsacara.
Suatu hari Bangsa Pate mengadu domba Ragapadmi, dia berkata pada Raja Bidarba untuk segera mengusir Ragapadmi karena wajah buruk rupanya tidaklah pantas tinggal di Kerajaan Pacangan. Sang raja akhirnya memerintahkan Bangsacara untuk mengasingkan Ragapadmi dari kerajaan.
Sifat dermawannya Bangsacara membuat Bangsacara tidak tega melihat nasib yang melanda Ragapadmi, oleh karena itu, Bangsacara mengurungkan niatnya untuk mengasingkan Ragapadmi, sebagai gantinya Bangsacara membawa Ragapadmi ke desanya. Di sana Ragapadmi dirawat oleh ibu Bangsacara hingga pada akhrinya Ragapadmi sembuh dari penyakitnya dan menjadi wanita yang cantik jelita. Suatu hari di kerajaan, raja Bidarba memerintahkan Bangsa Pate menemui Ragapadmi untuk mengetahui keadaannya. Setelah melihat Ragapadmi yang cantik , Bangsa Pate terkejut. Bangsa Pate mulai memainkan akal busuknya, Raga Pate ingin merebut Ragapadmi dari Bangsacara dan menikahinya. Bangsa Pate berkata pada Bangsacara bahwa sang raja memerintahnya untuk menyuruh Bangsa Cara memburu 100 ekor rusa di Pulau Mandangin untuk digunakan dalam acara perayaan sembuhnya Ragapadmi. Bangsacara akhirnya pergi ke Pulau Mandangin untuk memburu 100 ekor rusa bersama 2 anjing peliharaannya.
Setelah hampir berhasil memburu rusa, Bangsa Pate menusuk Bangsacara dengan keris yang telah diberi racun, akhirnya Bangsacara meninggal dunia. Anjing peliharaan Bangsacara segera menuju ke kediaman Ragapadmi untuk memberitahukan bahwa Bangsacara telah tewas terbunuh oleh Bangsa Pate. Ragapadmi akhirnya menuju tempat di mana Bangsacara dibunuh. Ragapadmi kemudian menyusul kepergian Bangsacara karena juga terkena racun dari keris yang menancap di tubuh Bangsacara. Dua anjing Bangsacara ikut meloncat ke arah keris sehingga mereka pun ikut terbunuh.


Selesai deh, kurang lebih seperti itu ceritanya. Namun, banyak versi yang menceritakan tentang kisah percintaan Bangsacara dan Ragapadmi. Kalau agan masih penasaran dengan ceritanya agan bisa langsung mengunjungi makam Bangsacara dan Ragapadmi yang terletak di Pulau Mandangin.
Makam Bangsacara dan Ragapadmi sampai saat ini masih digunakan sebagai tempat ziarah dan banyak yang mengunjungi tempat bersejarah ini. (Zee)

0 komentar:

Posting Komentar